Konsep Usulan Integrasi Pengembangan Infrastruktur WASH untuk Permukiman dan Sentra Produksi dalam Kebijakan Program KNMP
Usulan Perbaikan Desain Kebijakan Program KNMP
Kami percaya bahwa keberhasilan transformasi kawasan perkampungan nelayan tidak hanya ditentukan oleh tersedianya infrastruktur ekonomi. Kualitas lingkungan permukiman dan pemenuhan layanan dasar di perkampungan nelayan juga harusnya bisa menjadi indikasi bagi keberhasilan transformasi tersebut. Apalagi merujuk pada pengertian sebagaimana diatur dalam KepMen KP No.41/2026, Kampung Nelayan Merah Putih adalah kampung nelayan yang tertata, bersih, dan sehat serta mampu meningkatkan produktivitas nelayan dan keluarganya, menunjukan adanya dimensi pemukiman dan dimensi ekonomi nelayan. Dan disini kita melihat adanya gap antara ekspektasi dan desain program KNMP yang berpotensi menjadi permasalahan.
Lalu dimana peluang integrasi pengembangan infrastruktur permukiman, seperti Sanitasi, Air bersih dan Persampahan dalam program KMNP? Walaupun Inpres 9/2026 sudah menginstruksikan 1 menko dan 3 kementerian untuk menangani infrastruktur di permukiman nelayan lokasi KNMP, tapi sampai saat tulisan ini disusun, belum kami temukan adanya aturan spesifik dari kementerian-kementerian terkait upaya mengimplementasikan inpres tersebut.
Download kertas konsep melalui tautan dibawah ini
Postingan terkait
Hati-Hati Bertransisi Hak atas Energi, Bencana di Kemudian Hari
EBT Melalui KWT Kenanga Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Desa Tanjung
